Hot
    Responsive Ads
    Home Berita

    PSHT Pacitan Pusat Madiun Juara Umum Kejurkab IPSI Kabupaten Pacitan 2026

    2 min read

    -
    PSHT Pacitan Pusat Madiun Juara Umum Kejurkab IPSI Kabupaten Pacitan 2026

    Agus Bajil Penulis | Tanpo Aran Editor

    JURNALISTERATE- PSHT Cabang Pacitan Pusat Madiun sukses menorehkan prestasi gemilang dalam ajang Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) Pencak Silat IPSI Kabupaten Pacitan 2026, Minggu (3/5/2026).

    Penampilan dominan para pesilat PSHT sepanjang kompetisi membawa mereka berhak menyandang gelar juara umum pertama dalam ajang tahunan tersebut. Keberhasilan ini menjadi bukti nyata dari konsistensi pembinaan atlet yang dilakukan di tingkat daerah untuk menjaga tradisi prestasi dalam dunia persilatan.

    Gelaran bergengsi ini berlangsung selama dua hari penuh, terhitung mulai tanggal 2 hingga 3 Mei 2026. Panitia memilih Gedung Gasibu Pacitan sebagai lokasi utama pertandingan yang mempertemukan talenta-talenta terbaik dari berbagai perguruan silat di seluruh wilayah Kabupaten Pacitan. Acara tersebut ditutup secara resmi oleh Ketua DPRD Pacitan, Arif Setia Budi, yang memberikan apresiasi atas terselenggaranya kompetisi dengan tertib dan penuh semangat sportivitas.

    Sepanjang jalannya pertandingan, suasana di Gedung Gasibu tampak sangat kompetitif namun tetap harmonis. Para atlet muda dari berbagai perguruan pencak silat se-Kabupaten Pacitan saling unjuk kemampuan teknik dan kekuatan fisik. Mereka menunjukkan dedikasi yang tinggi serta mental bertanding yang kuat demi mengharumkan nama perguruan masing-masing di atas gelanggang. Penonton dan pendukung yang hadir turut memberikan energi positif bagi para pesilat yang sedang berlaga.

    Berdasarkan rekapitulasi perolehan medali dan poin di akhir kompetisi, PSHT akhirnya keluar sebagai pemenang utama atau juara umum. Sementara itu, posisi runner-up atau juara kedua berhasil ditempati oleh perguruan Tapak Suci yang juga menunjukkan performa luar biasa selama dua hari penyelenggaraan. Persaingan sehat antara perguruan-perguruan ini menjadi cermin kemajuan kualitas teknik pencak silat di wilayah Pacitan.

    Menanggapi pencapaian luar biasa ini, Ketua PSHT Cabang Pacitan, Kang Mas Nurwiyono, memberikan apresiasi yang mendalam bagi seluruh tim yang terlibat. Ia menegaskan bahwa kemenangan ini adalah buah dari kerja keras kolektif yang melibatkan banyak pihak di belakang layar.

    “Saya ucapkan terima kasih serta apresiasi setinggi-tingginya kepada saudara semua, pelatih dan atlet yang telah berjuang dengan keras untuk pencapaian ini,” ujar Kang Mas Nurwiyono.

    Kendati berhasil meraih hasil yang maksimal, Nurwiyono mengingatkan para atletnya agar tidak cepat merasa puas. Ia menekankan pentingnya menjaga konsistensi agar prestasi serupa dapat dipertahankan di masa depan. Menurutnya, keberhasilan di tingkat kabupaten hanyalah langkah awal dari perjalanan panjang para pesilat muda menuju level yang lebih tinggi lagi.

    “Bangga boleh, namun jangan lengah. Tetap rutin latihan, jaga kebersamaan dan kekompakan,” pesan Kang Mas Nurwiyono kepada para atlet dan pengurus.

    Dari sisi teknis lapangan, tim pelatih PSHT yang dipimpin oleh Moh Habib dan Angga menilai bahwa kemenangan ini sangat dipengaruhi oleh dukungan eksternal yang masif. Mereka mengakui bahwa sinergi antara struktur organisasi perguruan dan dukungan moral dari keluarga menjadi faktor penentu semangat para atlet di arena pertandingan.

    “Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan dari rayon, ranting, cabang, serta orang tua atlet yang terus mendampingi selama proses latihan hingga kompetisi selesai,” ungkap tim pelatih tersebut.

    Secara keseluruhan, Kejurkab IPSI 2026 ini tidak hanya sekadar mencari juara, tetapi juga berfungsi sebagai instrumen penting dalam proses pembinaan atlet silat di tingkat daerah. Ajang ini menjadi sarana evaluasi yang efektif bagi para pelatih untuk melihat sejauh mana perkembangan kemampuan atlet setelah menjalani latihan rutin.

    Selain itu, kompetisi ini menjadi tahap penyaringan bakat-bakat potensial yang nantinya akan mewakili Pacitan dalam ajang kompetisi di level provinsi maupun nasional. Masyarakat diharapkan terus memberikan dukungan bagi perkembangan olahraga bela diri asli Indonesia ini demi mencetak generasi muda yang tangguh dan berprestasi.

    Comments
    Additional JS