Hot
    Responsive Ads
    Home Berita Foto

    PSHT Pusat Madiun Perkenalkan Pencak Silat, Reog Ponorogo dan UMKM kepada Wisatawan Inggris, Dukung Madiun Mendunia

    "PSHT Madiun memperkenalkan pencak silat, Reog Ponorogo, dan UMKM lokal kepada wisatawan Inggris untuk mendukung visi Madiun mendunia."

    2 min read

    -
    PSHT Pusat Madiun Perkenalkan Pencak Silat, Reog Ponorogo dan UMKM kepada Wisatawan Inggris, Dukung Madiun Mendunia
    Klik untuk memperbesar
    ☝️

    Geser untuk melihat

    psht-perkenalkan-pencak-silat-dan-budaya-madiun-kepada-wisatawan-inggris
    psht-perkenalkan-pencak-silat-dan-budaya-madiun-kepada-wisatawan-inggris
    psht-perkenalkan-pencak-silat-dan-budaya-madiun-kepada-wisatawan-inggris
    psht-perkenalkan-pencak-silat-dan-budaya-madiun-kepada-wisatawan-inggris

    Agus Bajil Penulis | Tanpo Aran Editor

    JURNALISTERATE, Madiun- Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Pusat Madiun menerima kunjungan wisatawan asal Inggris, Charlotte Dorothy Withers, di Padepokan Agung PSHT, Jalan Merak Nomor 10 dan 17, Kota Madiun. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkenalkan pencak silat dan budaya lokal kepada masyarakat internasional, Sabtu (11/4/2026).

    Dalam kunjungan tersebut, Charlotte diperkenalkan pada pencak silat khas PSHT yang dikenal sebagai salah satu perguruan silat terbesar di Indonesia. Ia juga menyaksikan secara langsung atraksi pencak silat yang menampilkan nilai filosofi, kedisiplinan, dan persaudaraan yang menjadi landasan utama ajaran PSHT.

    Selain pertunjukan pencak silat, kunjungan itu juga dimeriahkan dengan penampilan kesenian Reog Ponorogo oleh kelompok Reog Satria Krida Tama. Suasana yang hangat dan penuh keakraban mencerminkan keramahan masyarakat Kota Madiun dalam menyambut tamu mancanegara.

    Tidak hanya memperkenalkan seni bela diri dan kebudayaan daerah, PSHT juga mengenalkan potensi ekonomi lokal melalui produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di wilayah Nambangan Kidul. Charlotte berkesempatan melihat secara langsung batik terukir khas daerah setempat dengan motif teratai, jeruk, dan kenikir yang merepresentasikan kearifan lokal masyarakat.

    “Saya sangat terkesan dengan filosofi dan kedisiplinan dalam pencak silat,” ujar Charlotte.

    Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari kontribusi PSHT dalam mendukung program Pemerintah Kota Madiun untuk mewujudkan visi “Madiun Maju Mendunia” melalui pengenalan budaya, pelestarian tradisi, serta promosi potensi daerah di tingkat internasional.

    Comments
    Additional JS